Kamis, 09 April 2015

Ini! 6 Pulau Favorit Wisatawan di Kepulauan Seribu

Pulau Harapan
Keelokan pulau-pulau di Kepulauan Seribu memang menggoda banyak wisatawan. Tak sedikit wisatawan yang menjadikan pulau-pulau tersebut sebagai destinasi wisata liburan saat akhir pekan. Lokasinya yang dekat dengan Ibukota pun membuat banyak wisatawan yang datang ke tempat wisata di Jakarta ini.

Kepulauan Seribu merupakan gugusan pulau-pulau baik yang kecil. Soal keindahan, tempat wisata di Jakarta ini sanggup membuat para wisatawan terpesona. Bahkan tak sedikit traveller yang menjadikan pulau-pulau di tempat ini sebagai favorit mereka. Jika ingin mengetahui pulau apa saja yang menjadi favorit traveller. Berikut adalah daftarnya.

1.    Pulau Tidung

Pulau Tidung adalah pulau favorit pertama bagi traveller. Dengan ikon jembatan cintanya, membuat pulau ini semakin menarik di mata traveller. Pulau ini terbagi menjadi 2 bagian. Yakni Tidung Besar dan Tidung Kecil. Kedua pulau ini dihubungkan dengan jembatan kayu.

Soal kecantikan pulau ini, tak perlu diragukan lagi. Terbukti banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai pulau favorit di Jakarta. Di sini, Anda bisa menjelajahi keindahan alam bawah laut dengan melakukan diving ataupun snorkeling. Tak ketinggalan juga adalah sunset indah yang bisa Anda lihat di jembatan cinta.

2.    Pulau Semak Daun

Pulau Semak Daun menjadi pulau favorit kedua bagi para traveller. Pulau ini terlihat cukup misterius. Terlebih lagi dengan tidak adanya rumah penduduk di pulau ini. Di sini, menginap di sebuah tenda serta memasak dengan menggunakan api unggun adalah hal yang wajib Anda lakukan selain menikmati hamparan birunya laut dan putihnya pasir pantai. Picu adrenalin Anda dengan menjelajahi hutan di pulau ini.

3.    Pulau Bira

Pulau Bira juga menjadi pilihan favorit banyak wisatawan yang ingin menikmati pulau yang cantik dengan pemandangan indah. Pasir putihnya yang lembut, birunya air laut, alam bawah lautnya yang indah, serta wahana watersport menjadi kelebihan dari pulau ini. Jangan lupa juga untuk mengeksplore bagian dalam pulau ini.

4.    Pulau Pari

Di posisi 4, ada Pulau Pari yang masih perawan. Keindahan dari hutan bakau membuat Anda ingin segera menjelajahi isi dari hutan ini. Nikmati momen berlibur di pulau ini dengan cara bersepeda mengelilingi pantai, duduk di tepian pantai hingga menikmati sunset di tepian pantai.

5.    Pulau Harapan

Pulau Harapan terlihat cantik dengan pantai-pantai kecil di sekelilingnya. Tak heran jika pantai ini menjadi favorit para wisatawan. Pulau ini pun cukup besar dibandingkan pulau lainnya. Menikmati keindahan pulau ini tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Sehingga cocok untuk Anda yang ingin melepas penat namun dengan dana terbatas.

6.    Pulau Bidadari

Pulau terakhir di Kepulauan Seribu yang menjadi favorit para traveller adalah Pulau Bidadari. Tempat wisata di Jakarta ini sangat cocok didatangi untuk Anda yang telah berpasangan. Bahkan kecantikan pulau ini kerap kali diabadikan dalam sebuah foto pre wedding oleh banyak pasangan. Karena kecantikan pulau ini yang memang telah menghipnotis banyak orang, membuat Anda yang ingin mengunjungi pulau ini harus merogoh kocek agak dalam.

Selasa, 07 April 2015

Melepas Penat di Jakarta Dengan Sauna Oukup di Gaya Spa

Melepas penat setelah seminggu beraktifitas dalam rutinitas pekerjaan memang menyenangkan jika melakukan spa atau sauna. Salah satu sauna yang terkenal di Indonesia adalah sauna oukup. Namun, menikmati sauna ini tak perlu jauh-jauh ke tanah Sumatera. Cukup datang saja ke Gaya Spa yang ada di Jakarta.

Gaya Spa ini merupakan salah satu salon perawatan kecantikan yang ada di Jalan Wolter Monginsidi No 25, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Salah satu treatment yang terdapat di salon kecantikan ini adalah sauna oukup.

Oukup sendiri adalah salah satu jenis sauna yang terkenal di kalangan suku Batak Toba dan Karo. Sauna ini dilakukan dengan cara duduk dengan tubuh yang telah terbungkus oleh kain. Pada bagian bawah kursi yang diduduki, terdapat panci mendidih yang berisi rempah-rempah untuk sauna ini. Uap panas beraroma rempah pun akan mengepul membuat tubuh Anda menjadi wangi.
Sauna ini biasanya dilakukan untuk membersihkan tubuh pasca melahirkan oleh wanita asli Batak. Selain tentunya memberikan aroma harum dan menghilangkan bau badan, sauna ini juga mampu membersihkan tubuh serta meancarkan peredaran darah dan menghilangkan lemak di dalam tubuh.

Tak hanya menawarkan sauna oukup saja. Salon kecantikan ini juga menawarkan 9 perawatan tradisional lainnya. Seperti Bantangeh dari Minang, hingga perawatan tradisional dari Jawa, Bali, Madura, Banjar, Bugis serta Minahasa.

Memasuki salon kecantikan ini, wangi aromaterapi langsung tercium. Suasana salonnya pun cukup menenangkan. Tak hanya menawarkan perawatan kecantikan seperti sauna saja. Anda juga bisa merasakan body steam, body scrub, footbath.

Menariknya lagi, tubuh Anda akan di scrub dengan menggunakan ketan hitam asli dari Sumatera Utara. Selanjutnya Anda akan mandi di bathtub yang berisi dari bunga dan rempah-rempah. Hangat dan wangi akan menyelubungi tubuh Anda. Selanjutnya Anda akan dipijat dengan menggunakan minyak esensial asli dari Sumatera.

Selesai perawatan, Anda akan diberi sajian teh jahe serta puding yang manis. Tubuh terasa rileks dari atas hingga bawah. Nikmat. Jadi, tunggu apalagi? Segarkan kembali tubuh Anda dengan mengunjungi Gaya Spa. Dan nikmati perawatan tradisional khas Indonesia.

Kamis, 02 April 2015

Ini! 5 Pulau Sepi di Kepulauan Seribu

Pulau Kotok
Salah satu tempat wisata di Jakarta yang menjadi incaran banyak traveller adalah pesona keindahan dari Kepulauan Seribu. Tidak dapat dipungkiri, keindahan kepulauan ini memang memikat banyak orang. Tak sedikit wisatawan yang datang mengujungi berbagai pulau yang ada di Jakarta tersebut untuk melepas kepenatan.

Banyak pulau di Kepulauan Seribu yang menawarkan keindahan dan eksotisme alam serta kesunyian dari pulau tersebut. Sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk melepas penat dari rutinitas ibukota sehari-hari. Lalu, pulau apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

1.    Pulau Semak Daun

Pulau Semak Daun menjadi tempat wisata di Jakarta pertama yang menjadi favorit banyak traveller. Pulau ini tak hanya sepi, namun juga menawarkan keindahan pulau yang seakan tak terbatas. Mulai dari pasir pantai yang putih, birunya air laut serta hijaunya alam sekitar pulau.

Untuk mendapatkan kesan menarik. Jangan lupa untuk tidur beratapkan cahaya bulan dan bintang di pulau ini. Tak lupa juga dengan membawa perbekalan untuk makan malam Anda. seperti ikan atau cumi yang akan dibakar.

2.    Pulau Sepa

Pulau Sepa adalah pulau dengan pasir terbaik di kepulauan ini. Karena ukuran pulaunya yang tidak terlalu luas. Maka pulau ini dapat djelajahi hanya dengan berjalan kaki. Bahkan akan terasa romantis jika dilakukan saat senja mulai menggelayuti langit Jakarta. Dan yang tak ketinggalan adalah, kegiatan diving serta snorkeling di pulau yang terkenal memiliki keindahan alam bawah lautnya.

3.    Pulau Air

Pulau Air merupakan pulau milik pengusaha kaya di Jakarta. Namun, meski merupakan pulau pribadi, pulau ini tetap bisa Anda kunjungi. Anda tinggal mengunjungi sisi pulau yang terbuka bagi umum. Pulau ini cocok untuk anda yang ingin melakukan kegiatan snorkeling dan diving. Karena alam bawah lautnya yang masih terjaga. Selain itu, pulau ini nyaman untuk dikunjungi karena infrastruktur di pulau ini lebih baik dibandingkan pulau lainnya.

4.    Pulau Karang Congkak

Pulau ini juga termasuk ke dalam daftar pulau tak berpenghuni yang wajib Anda datangi. Pulaunya yang cantik berpadu dengan hamparan air laut yang biru. Menyejukkan. Di pulau ini, tak ada penginapan untuk Anda menginap. Membuat Anda harus berkemah di pulau ini. Seru bukan? Di pulau ini, Anda bisa puas bermain pasir, berenang, memancing hingga snorkeling melihat aneka habitat bawah laut.

5.    Pulau Kotok

Mencari pulau di Kepulauan Seribu yang masih berupa vegetasi asli dengan jernihnya air laut dan warna-warni batu karang? Datang saja ke pulau ini. Tempat wisata di Jakarta ini menjadi salah satu destinasi pulau tujuan para penyelam.

Untuk menempuh pulau yang menjadi tempat konservasi Elang Bondol ini, Anda bisa berangkat dari Pelabuhan Marina. Sekitar 90 menit perjalanan yang harus Anda tempuh untuk bisa sampai di pulau ini. Untuk tempat menginap, Anda bisa menginap di cottage yang berupa rumah pohon. Dari cottage ini, Anda bisa menikmati hamparan laut yang luas dan cantik. Serasa pulau pribadi.

Senin, 30 Maret 2015

Serunya Naik Kapal Pesiar ke Kepulauan Seribu

Berwisata ke sebuah pulau sambil menaiki kapal pesiar mewah terkadang menjadi angan-angan banyak traveller. Anda tak perlu jauh-jauh mewujudkan impian Anda tersebut dengan berwisata ke luar negeri. Karena Jakarta memiliki fasilitas tersebut. Yaitu wisata menggunakan kapal pesiar Quicksilver dengan tujuan Kepulauan Seribu.

Kapal pesiar Quicksilver merupakan satu-satunya kapal pesiar yang ada di Jakarta yang melayani pelayaran ke Kepulauan Seribu. Untuk menikmati pelayaran ini, Anda harus menuju Batavia Marina yang ada di Jalan Baruna Raya No 9 Jakarta. Karena kapal ini berangkat dari pelabuhan ini.

Kapal pesiar ini terdiri dari 3 lantai dengan kapasitas penumpang sebanyak 130 orang. Layaknya kapal pesiar mewah, di kapal ini tersedia aneka kudapan nikmat yang bisa para penumpang nikmati. Bahkan saat Anda memasuki kapal ini, Anda akan disambut dengan welcome drink.

Pada lantai 1 kapal ini, terdapat sofa yang nyaman serta deretan meja. Di tempat ini, Anda bisa duduk santai menikmati keindahan laut sambil menikmati pertunjukan yang disajikan di kapal ini. Seperti tari-tarian hingga sulap. Pada bagian belakang dekat pintu masuk terdapat sebuah bar. Anda bisa memesan aneka makanan dan minuman yang Anda inginkan.
Ada satu tempat yang menarik dan menjadi tempat favorit banyak orang yang menaiki kapal ini. Yaitu ujung kapal yang lancip seperti yang ada di film terkenal Hollywood yakni Titanic. Tak sedikit orang yang ingin berfoto dan beradegan layaknya film tersebut.

Untuk lantai 2, selain terdapat sofa dan meja seperti di lantai satu, terdapat juga anjungan kapal dan ruangan kapten kapal ini. Berbeda dengan lantai 1, di lantai ini suasananya lebih tenang. Naik ke lantai 3, hembusan angin laut lebih terasa. Di lantai ini juga terdapat tempat duduk dan juga pelampung berwarna oranye kecoklatan yang disusun rapi.

Perjalanan menuju Kepulauan Seribu menggunakan kapal pesiar Quicksilver ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Keseluruhan wisata menggunakan kapal pesiar ini cukup menarik dan menghibur. Jadi, tak perlu jauh-jauh lagi untuk menikmati wisata mewah menggunakan kapal pesiar bukan?

Kamis, 26 Maret 2015

Museum di Tengah Kebun, Museum Dengan Koleksi 4.000 Benda Antik

Jika selama ini Anda hanya mengetahui bahwa museum merupakan milik pemerintah. Maka cobalah datang ke Museum di Tengah Kebun. Museum ini bukan milik pemerintah, melainkan milik perseorangan. Soal koleksinya, tak kalah banyak dengan koleksi milik pemerintah.

Lokasi Museum di Tengah Kebun ini memang cukup tersembunyi. Sehingga masih jarang diketahui oleh banyak orang. Sesuai namanya, tempat wisata di Jakarta ini berada di tengah kebun yang indah. Atau tepatnya di Jalan Kemang Timur Raya Nomor 66. Dan menariknya, sebanyak 4 ribu koleksi benda antik ada di museum ini.

Lokasi museum ini memang di pinggir jalan. Namun, Anda hanya bisa melihat sebuah pintu kayu dengan tulisan nama museum ini. Pemilik museum ini yaitu Sjahrial Djalil merupakan pengusaha serta pencinta seni. Kecintaannya terhadap benda antik dan bersejarah, membuatnya berkeliling dunia dan mengoleksi aneka benda seni yang bernilai tinggi.
Menikmati berbagai koleksi dari museum ini, Anda harus berkelompok dengan minimal anggota 10 orang. Karena memang museum ini tidak menerima kunjungan perseorangan. Namun menariknya, Anda tak perlu membayar biaya masuk sama sekali. Karena memang tidak ada pungutan biaya untuk menikmati karya seni tersebut alias gratis.

Waktu berkunjung meseum ini juga dibatasi. Untuk seharinya, museum ini hanya menerima dua gelombang saja dalam satu hari. Tak hanya itu saja. Hari untuk berkunjung pun ditetapkan hanya pada hari Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu saja.

Memasuki museum ini, Anda akan melihat lorong sepanjang 60 meter yang dihiasi dengan tumbuhan hijau. Suasana sejuk dan nyaman akan langsung terasa saat Anda memasuki lorong ini. Letak museum ini terletak di ujung lorong dari tumbuhan hijau ini.

Berkeliling tempat ini Anda akan ditemani dengan keponakan sang pemilik. Sebelum masuk, Anda diwajibkan untuk menggunakan alas kaki yang telah disediakan oleh museum di pintu masuk. Selanjutnya, Anda akan diajak berkeliling melihat aneka koleksi di 17 ruangan museum ini.

Koleksi yang dimiliki museum ini cukup beragam. Mulai dari dalam negeri hingga luar negeri. Seperti patung Buddha, Ruang Dewi Sri, Ruang Loro Blonyo, Ruang Wilhem, kursi kayu yang dipakai oleh Raja George II dari Inggris, gelas Napoleon Bonaparte hingga aneka koleksi gamelan dari Jawa Timur.

Puas berkeliling Museum di Tengah Kebun, Anda akan diajak bersantai di gazebo yang ada ditengah kebun. Sajian minuman pun akan menemani waktu istirahat anda. Jadi, bagi Anda yang masih bingung berakhir pekan kemana. Datang saja ke tempat wisata di Jakarta ini.

Selasa, 24 Maret 2015

Bermain Bersama Kucing Nan Menggemaskan di The Cat Cabin Jakarta

Keberadaan kafe kucing memang tengah populer di berbagai Negara termasuk Asia. Namun, tak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk melihat kafe dengan kucing-kucing lucu. Datang saja ke The Cat Cabin Jakarta. Anda bisa bersantai sambil bermain bersama kucing lucu yang menggemaskan.

The Cat Cabin Jakarta adalah sebuah kafe kucing yang terletak di kawasan Kemang, Jakarta. Agar Anda tidak tersesat karena memang papan nama kafe ini yang berukuran tidak terlalu besar. Anda bisa berpatokan dengan restoran Jepang Tokugawa. Karena kafe ini berada di seberang restoran ini.

Kafe ini tengah populer belakangan ini di kalangan pencinta kucing. Karena banyaknya yang ingin menghabiskan waktu bermain bersama kucing-kucing menggemaskan ini, maka sebaiknya Anda melakukan reservasi terlebih dahulu. Terlebih lagi saat weekend atau hari libur.
Ukuran kafe ini memang tidak terlalu besar. Ruangan ini terbagi menjadi ruang tunggu dan kasir, serta ruangan bermain dengan kucing yang dibatasi dengan kaca. Saat Anda masuk, ada peraturan yang harus Anda patuhi. Seperti mengharuskan Anda menggunakan sandal yang telah disediakan di kafe ini.

Kafe ini terasa begitu hommy. Ada banyak kucing lucu yang menghiasi setiap sudut ruangan. Bahkan dekorasi khusus kucing pun ada di kafe ini. Seperti rumah atau jalan untuk kucing. Ada hal unik lainnya dari kafe ini. tak hanya buku menu yang menyajikan aneka pilihan makanan ringan dan minuman saja. Namun juga biografi dari setiap kucing yang ada di kafe ini.
Peraturan lainnya yang harus dipatuhi para pengunjung pun terpampang jelas di tembok kafe ini. mulai dari dilarang member makanan manusia hingga jangan menggunakan flash kamera. Begitu lengkap dan detil demi kenyamanan si kucing. Selain itu, meski banyak kucing di kafe ini. Anda tidak diperkenankan untuk membawa kucing pribadi Anda ke dalam kafe ini. Karena bisa membuat kucing di kafe ini merasa terganggu.

Kafe ini menganut pembayaran layaknya sebuah warnet. Anda harus membayar sebesar 50 ribu Rupiah untuk satu jam pertama dan 30 ribu Rupiah untuk satu jam berikutnya. Namun, apabila Anda memesan makanan dan minuman, maka ada bon yang harus Anda bayarkan ke kafe ini.

The Cat Cabin Jakarta ini buka setiap harinya mulai pukul 10 pagi hingga 9 malam. Namun saat weekend, jam tutup kafe kucing ini lebih lama. Menarik bukan? Jadi para penggemar kucing, yuk sempatkan untuk mampir ke kafe ini.

Kamis, 19 Maret 2015

Raffles Hotel, Hotel Dengan Tema Seni di Jakarta

Hotel baru nampaknya semakin sering bermunculan di Jakarta. Menjadi tanda bahwa pusat kota di Indonesia ini masih diminati oleh banyak orang. Salah satu hotel di Jakarta yang baru hadir meramaikan kota Jakarta adalah Raffles Hotel Jakarta.

Raffles Hotel Jakarta merupakan hotel di Jakarta yang masih berada di bawah naungan Raffles Hotel Singapura. Ada hal yang menarik dan berbeda dengan hotel lainnya. Tema yang diangkat oleh hotel ini yaitu seni. Hal tersebut dapat Anda lihat diberbagai sudut dari hotel ini.

Karya seni yang di tampilkan dalam hotel ini merupakan karya seni dari seorang seniman bernama Hendra Gunawan. Anda dapat melihat aneka lukisan, patung dan karya seni lainnya dari Hendra Gunawan. Mulai dari lobi, kamar hotel, lift ballroom, hingga kolam renang dan kafe.

Hotel yang terletak di kawasan Ciputra World 1, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav 3-5, Jakarta Selatan ini merupaka hotel ke-12 yang dibangun dari jaringan Hotel Raffles. Untuk jumlah kamarnya yaitu sebanyak 173 kamar dengan dua tipe kamar. Yaitu tipe kamar standar serta suite.
Sebanyak 129 kamar di hotel ini memiliki luas kamar yaitu 60 meter persegi. Kamar-kamar tersebut adalah Raffles Rooms serta Raffles Garden View Rooms. Sedangkan untuk sisanya merupakan suite dengan luas mencapai 390 meter persegi. Dengan tipe ruangan Artis Suite, Gallery Suite, Garden View Suite serta Raffles Suites.

Hotel ini menyediakan berbagai fasilitas. Mulai dari restoran, bar, kolam renang, teras yoga, trek jogging hingga ballroom dan ruang meeting. Restoran serta bar yang tersedia yaitu Arts Café, Writers Bar serta Navina Pool Bar. Yang menyediakan kuliner dengan citarasa Asia dan Barat.

Hotel ini juga menyediakan fasilitas kebugaran yaitu di lantai 14. Anda bisa menikmati kolam renang, bermain tenis, jogging hingga yoga. Ukuran ballroomnya pun luas. Yaitu 2.500 meter persegi yang dapat menampung sebanyak 3.500 tamu. Bahkan juga terdapat ruang meeting dengan kapasitas tamu sebanyak 80 tamu, 65 tamu atau 15 tamu.

Ada hal menarik yang juga dapat Anda dapatkan dari menginap di Raffles Hotel Jakarta. Yaitu Anda mendapatkan akses langsung ke Ciputra Artpreneur Center serta pusat perbelanjaan Lotte Shopping Avenue. Untuk tariff per malamnya, Anda harus mengeluarkan biaya mulai dari Rp. 5,6 juta ++. Jadi, masih mencari hotel di Jakarta?

Selasa, 17 Maret 2015

Legit, Manis Dan Dinginnya Es Krim Durian di Rumah Durian Harum

Anda penggemar durian? Maka datanglah ke Rumah Durian Harum. Tak hanya terkenal dengan tersedianya durian sepanjang tahun saja. Di toko ini juga Anda bisa menikmati aneka olahan durian. Salah satunya adalah es krim durian. Anda cukup berwisata kuliner di Jakarta, dan nikmati pengalaman mencicipi aneka olahan durian.

Bagi para pecinta durian, Rumah Durian Harum ini dapat diibaratkan sebagai surga dunia. Di dalamnya tak hanya terdapat buah berduri ini saja. Aneka olahan durian berjajar rapi di dalam lemari pendingin. Aromanya pun sanggup menggoda Anda yang tak sabar ingin mencicipinya.

Aneka menu disodorkan dan siap untuk Anda pesan. Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah Es Krim Duren Keren. Menu es krim durian ini memang menjadi menu andalan dan favorit banyak orang di toko ini. Jadi, rasanya kurang afdol jika wisata kuliner di Jakarta ini tidak mencicipi menu yang satu ini.

Warna putih dari es serut berpadu dengan warna cokelat dari susu kental manis. Es ini semakin menggoda dengan warna merah yang juga turut menghiasi es krim rasa vanilla yang berwarna putih. Dan yang membuat es krim ini semakin nikmat adalah daging durian yang menjadi bagian penting dari es ini. Legit, manis dan menggoda. Saat bercampur, tak terbayangkan cantiknya warna dari es ini.
Tak hanya menu es krim saja yang akan menggoda Anda. Anda juga bisa mencicipi menu lainnya yaitu es campur blegur, es campur spesial, serta es kacang merah. Soal rasa, tak perlu ditanya. Segar dan menggoyang lidah Anda. Seperti es campur blegur yang terbuat dari campuran cocktail, kelapa jelly, kacang merah, kolang-kaling serta es krim vanilla dan daging durian.

Jika ingin mencicipi es krim durian ini, Anda bisa berwisata kuliner di Jakarta tepatnya di Jalan Raya Panjang No 29 Jakarta Barat atau yang dikenal juga dengan sebutan Perempatan Pos Pengumben. Harganya pun cukup murah. Jadi, tunggu apalagi? Segera datang ke Rumah Durian Harum pada pukul 11 siang hingga 10 malam.

Minggu, 15 Maret 2015

Penggemar Durian! Ini Tempat Untuk Menikmati Durian Setiap Tahun

Sudahkah Anda memiliki rencana untuk akhir pekan kali ini? Jika belum, maka saatnya Anda berwisata kuliner di Jakarta tepatnya di kawasan Jakarta Barat. Ada satu tempat yang sangat cocok untuk didatangi khususnya Anda penggemar buah dan olahan durian. Yaitu Rumah Durian Harum.

Rumah Durian Harum adalah sebuah restoran yang ada di sudut perempatan Jalan Panjang, Jakarta Barat. Restoran ini menawarkan aneka kuliner olahan durian yang menggoyang lidah. Bahkan menikmati olahan dari buah berduri ini dapat Anda nikmati sepanjang tahun.

Untuk menarik perhatian dari para pecinta buah ini, tempat wisata kuliner di Jakarta ini dihiasi oleh replika dari buah ini. Mulai dari etalase, rak penjualan hingga pintu masuk restoran ini. Tak perlu khawatir akan kesegaran dari buah ini. Karena semua buah di restoran ini terkenal kesegarannya. Bahkan para pelanggan pun boleh mencobanya hingga menemukan rasa yang diinginkan.

Kepuasan dari pelanggan menjadi hal yang diutamakan dari restoran ini. Sehingga, untuk menjamin kesegaran dan terhindar dari ulat atau daging durian menjadi basi, maka restoran ini menyimpan buah ini di dalam ruangan pendingin.

Restoran ini selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Bahkan meskipun telah larut malam. Di restoran ini, Anda akan menemukan berbagai jenis durian. Seperti durian dari Palembang, Medan, Thailand (Montong dan Cane) hingga durian Musakik dari Malaysia.
Para pengunjung tidak hanya dapat menikmati daging buah ini secara langsung. Namun juga olahannya. Anda bisa mencicipi olahan durian dalam bentuk pancake, es krim, jus dan lain-lain. Seperti es durian keren, es campur spesial, hingga pancake durian. Bahkan Anda juga dapat menikmati daging durian dalam bentuk beku sehingga awet dibawa ke luar kota. Semuanya dapat Anda nikmati di restoran ini. Terbayang bukan kelezatannya?

Restoran ini tak hanya buka di Jalan Panjang saja. Restoran ini juga dapat Anda temukan di kawasan Kalimalang, Joglo, Cimone, Cikokol, Serpong serta Ciledug. Untuk harganya, durian tersebut dihargai per kilonya. Untuk durian Palembang, di restoran ini diharga sebesar Rp. 37.500 per kilo, durian Medan Rp. 42.500 per kilo, Montong Rp. 64.500 per kilo dan daging beku dijual seharga 95 ribu per kilonya. Bagaimana? Tertarik berwisata kuliner di Jakarta serba durian kali ini? Mampir saja di Rumah Durian Harum.

Minggu, 08 Maret 2015

Candra Naya, Cagar Budaya Yang Dilupakan di Jakarta

Indonesia adalah salah satu Negara di dunia yang terkenal memiliki banyak bangunan bersejarah. Namun, kerap kali masyarakat Indonesia tidak terlalu peduli dengan peninggalan sejarah tersebut. Salah satunya adalah Candra Naya. Yaitu salah satu tempat wisata di Jakarta yang luput dari perhatian masyarakat.

Candra Naya adalah sebuah bangunan cagar budaya yang ada di Jakarta. Tempat wisata di Jakarta ini terletak di komplek Green Central City atau tepatnya di Jalan Gajah Mada 188. Bangunan yang kini telah terkepung oleh gedung-gedung bertingkat ini adalah salah satu cagar budaya peninggalan sejarah etnis Tionghoa di Batavia.

Bangunan ini adalah bangunan peninggalan seorang tuan tanah berdarah Tionghoa yang bernama Khouw Tian Sek. Bangunan ini diperkirakan berdiri pada tahun 1807 sebagai bentuk untuk perayaan kelahiran anaknya.

Bangunan ini akhirnya jatuh ke tangan anaknya yang bernama Khouw Tjeng Tjoan setelah Khouw Tian Sek meninggal dunia. Ditangan anaknya tersebut, bangunan utama ia ubah menjadi kantor dan bagian belakangnya dijadikan sebagai tempat ia tinggal. Namun, akhirnya kepemilikan berpindah ke tangan anak lainnya yang bernama Khouw Kim An. Khouw Kim An yang menjabat sebagai mayor Tionghoa pun bertugas untuk mengurusi kepentingan etnis mereka. Namun, ia ditangkap oleh Belanda dan akhirnya wafat.

Nama bangunan ini sendiri awalnya bernama Tjandra Naja setelah sempat disewa oleh Perhimpunan Sosial Sin Ming Hui. Selain itu, bangunan ini awalnya sempat ingin dipindahkan di TMII. Namun, keputusan tersebut ditentang oleh banyak orang. Hingga akhirnya, bangunan yang telah menjadi saksi bisu sejarah Indonesia ini dipugar dan diselamatkan menjadi bagian dari komplek hunian dan komersial terpadu Green Central City (GCC).
Kini, tempat wisata di Jakarta tersebut berada di sekeliling bangunan tinggi khas Kota Metropolitan Jakarta. Pada bagian depan bangunan berdiri Hotel Novotel, bagian belakangnya berdiri apartemen tinggi. Sehingga keindahan dari bangunan dengan ciri khas sentuhan Tiongkok yakni warna merah menjadi tersembunyi.

Pada sisi kiri bangunan ini juga terdapat sebuah restoran peranakan. Sehingga, jika Anda telah puas melihat sejarah yang terlihat di dalam bangunan tersebut, Anda bisa memuaskan isi perut Anda di restoran ini.

Meski merupakan bangunan sejarah yang terlupakan, bukan berarti bangunan ini tidak terawat dan terlihat kotor. Bangunan ini justru cukup terjaga kebersihannya. Selain itu, keamanannya pun terjaga karena keamanan kerap kali melintasi bangunan ini. Anda juga tak perlu khawatir mengenai biaya masuk dari bangunan ini. Karena, berwisata di Candra Naya ini tidaklah dipungut biaya sama sekali atau gratis. Jadi, tunggu apalagi?

Rabu, 04 Maret 2015

Yuk Melepas Penat di Pulau Tidung Jakarta

Bosan dengan rutinitas di Jakarta dan ingin berlibur namun tak cukup waktu? Datang saja ke Pulau Tidung. Tempat wisata di Jakarta ini memang punya daya tarik tersendiri bagi para traveller. Tak hanya dekat dari Jakarta, namun juga karena keindahannya mampu melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari.

Untuk sampai ke Pulau Tidung, Anda bisa menggunakan kapal boat dari Muara Angke atau Ancol. Jarak tempuh perjalanan menuju tempat wisata di Jakarta ini yaitu sekitar 2,5 jam perjalanan. Sesampainya di pulau tersebut, Anda akan melihat sajian keindahan alam ciptaan Tuhan. Seakan Anda berada bukan di bagian Jakarta.

Pulau ini terbagi menjadi dua, yaitu Tidung Besar dan Tidung Kecil. Di pulau ini, banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan. Mulai dari berenang, menyelam, atau sekedar berjalan-jalan di pinggir pantai. Anda juga bisa melihat keindahan sunset dari Jembatan Cinta yang menjadi penghubung antara Tidung Besar dan Tidung Kecil. Jembatan ini juga menjadi salah satu simbol dari pulau ini.

Bagi Anda yang menyukai kegiatan snorkeling dan menyelam, Anda bisa melihat keindahan alam bawah laut yang cantik. Seperti terumbu karang yang bahkan dapat terlihat dari atas air hingga ikan-ikan hias warna-warni yang berenang kesana-kemari.

Pemandangan sunset di pulau ini juga cukup indah. Sambil menunggu sunset di pulau ini, Anda bisa mengelilingi pulau dengan menggunakan sepeda sewaan. Angin sepoi-sepoi menerpa wajah dan rambut, aroma khas laut, pemandangan laut yang biru serta terpaan sinar matahari senja yang indah menjadi perpaduan yang sayang untuk Anda lewatkan.

Saat malam hari, Anda bisa merasakan makan malam di pinggir pantai dengan hidangan aneka makanan seafood. Ditemani dengan deburan ombak dan hamparan bintang di langit, acara makan malam Anda pun akan terasa romantis. Meski bukan makan malam di restoran mewah.

Pemandangan yang tak boleh Anda lewatkan saat akan meninggalkan Pulau Tidung ini adalah momen matahari terbit atau sunrise. Sebelum matahari terbit, kayuhlah sepeda menuju Jembatan Cinta dan nikmati momen matahari terbit yang indah di tempat wisata di Jakarta ini. Semua kegiatan yang Anda lakukan tersebut dijamin akan menghilangkan penat yang Anda rasakan.

Selasa, 03 Maret 2015

5 Lokasi Angker Untuk Wisata Horor di Jakarta

Toko Merah
Wisata horor kini menjadi tren tersendiri di kalangan para traveller. Tak sedikit wisatawan yang mencintai wisata jenis ini. Kota Jakarta memiliki pilihan destinasi wisata seperti ini. Bahkan, beberapa tempat wisata horor di Jakarta ini menjadi salah satu ide untuk film horor yang ada di Indonesia.

Berikut ini adalah 5 lokasi yang dikenal angker dan kini menjadi tempat wisata horor di Jakarta.

1.    TPU Jeruk Purut

Destinasi wisata yang pertama adalah sebuah pemakaman. Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut memang menjadi salah satu tempat angker yang terkenal di Jakarta. Pemakaman seluas 9 hektar ini memiliki 4 titik yang terkenal akan keangkerannya.

Empat titik tersebut adalah pohon kembar dengan mitos tempatnya hantu kuntilanak, sumur yang letaknya di sebelah kiri dengan penampakan hantu gunduruwo, pohon benda yang menjadi tempat paling banyak penghuninya, serta makam keramat yang ada di TPU ini. Cobalah datang pada pukul 11 malam hingga 3 dini hari jika Anda ingin melakukan uji nyali di tempat ini.

2.    Toko Merah

Toko Merah ini merupakan salah satu objek wisata sejarah yang ada di kawasan Kota Tua. Sesuai namanya, bangunan ini berwarna merah semua. Dengan gaya arsitektur Tionghoa, bangunan ini ternyata menyimpan hal menyeramkan di masa lalu.

Dahulu, bangunan ini dijadikan sebagai tempat untuk pembunuhan terhadap orang China di Batavia pada zaman VOC. Bahkan, Toko Merah ini juga menjadi saksi saat peristiwa penyiksaan terhadap gadis. Tak heran, jika bangunan ini terkenal angker. Bahkan berdasarkan rumor, banyak orang yang mendengar suara tangisan wanita serta derap langkah prajurit. Berani membuktikan?

3.    Lubang Buaya

Tragedi pembantaian 7 petinggi militer Indonesia ini terjadi di Lubang Buaya. Di tempat ini, terdapat Rumah Penyiksaan dengan diorama mengerikan yang menggambarkan penyiksaan saat itu. Berdasarkan sejarah, mereka disiksa dengan cara dipukul, diseret hingga disayat dan berdarah-darah. Dan yang membuatnya semakin menyeramkan adalah mereka ditimbun dalam sumur tua dengan posisi kepala dibawah. Selanjutnya, mereka kemudian dihujani oleh peluru.

Suasana angker akan terasa di tempat ini. Suara-suara aneh bahkan penampakan pun sering terlihat di tempat ini. Jika Anda ingin membuktikannya, cobalah datang ke tempat ini untuk melakukan uji nyali.

4.    Jembatan Ancol

Siapa yang tidak mengetahui legenda hantu Si Manis Jembatan Ancol? Jembatan yang ada di Jakarta Utara ini telah terkenal angker sejak tahun 1960-an. Cerita menyeramkan datang pada abad ke-18, saat seorang wanita bernama Aria yang dipaksa menikah oleh seorang saudagar kaya. Namun, ia memilih untuk menolak dan kabur dari rumah.

Namun sayangnya, dalam perjalanan kaburnya ia hendak diperkosa oleh dua orang pemuda. Aria pun tewas karena berusaha melawan. Mayatnya pun dibuang di Bendungan Semper dekat dengan Danau Sunter. Rumor yang beredar, kawasan ini sering menampakan sosok seorang wanita cantik pada malam hari. Konon jika pria melihat sosok tersebut, maka dalam hitungan detik ia akan menghilang. Seolah dibawa oleh Aria.

5.    Rumah kentang dan rumah hantu Pondok Indah

Destinasi wisata yang terakhir untuk wisata horor Anda selanjutnya adalah dua buah rumah yang terkenal cukup angker. Yaitu Rumah Kentang dan rumah di kawasan Pondok Indah. Berdasarkan rumor, kedua rumah tersebut kerap kali menampakan hantu.

Meski rumah Pondok Indah telah digusur, namun kisah menyeramkan tidak berhenti begitu saja. Sedangkan di rumah kentang, kabarnya Anda akan melihat arwah anak kecil yang berlarian di halamannya. Tak hanya itu saja. Aroma kentang sering tercium di rumah ini. Namun berdasarkan masyarakat sekitar, kedua rumah ini tidak berhantu sama sekali. Bagaimana? Ingin membuktikan keangkeran dari tempat wisata horor di Jakarta ini?

Minggu, 01 Maret 2015

Menikmati Keeksotisan Pulau Bira di Kepulauan Seribu

Kota Jakarta terkenal dengan Kepulauan Seribu yang memiliki pulau-pulau dengan pemandangan yang cukup menawan. Salah satunya adalah Pulau Bira. Salah satu pulau perawan di Kepulauan Seribu ini, menawarkan pemandangan bawah laut yang indah dan eksotis.

Untuk bisa sampai ke Pulau Bira, Anda harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 3 jam dari Pelabuhan Muara Angke dan transit di Pulau Pramuka. Selanjutnya, perjalanan menuju tempat wisata di Jakarta ini akan dilanjutkan menggunakan perahu nelayan berukuran kecil dengan kapasitas 10 sampai 15 orang selama 2 jam.

Memang perjalanan yang cukup melelahkan. Namun, keindahan dari tempat wisata di Jakarta ini akan membayar segala kelelahan perjalanan Anda menuju pulau ini. Terlebih lagi, keindahan tersebut masih belum disentuh oleh banyak orang. Karena memang pulau ini masih termasuk salah satu pulau perawan di Kepulauan Seribu.

Pada pulau ini, terdapat sebuah rumah kayu dengan desain klasik. Rumah tersebut terdiri dari dua kamar lengkap dengan tempat tidur kayu berkelambu. So classic! Terlebih lagi pulau ini masih cukup sepi karena memang tak banyak travel agent yang membuka jasa perjalanan menuju pulau ini.
Di pulau ini, Anda bisa puas bemain permainan air. Mulai dari snorkeling, diving hingga berenang. Pemandangan alam bawah lautnya sungguh cantik. Tak kalah dengan pulau-pulau lainnya yang ada di Indonesia seperti Pulau Karimunjawa.

Surga bawah laut semakin terasa saat Anda melihat karang-karang besar dan ikan-ikan kecil warna-warni berenang kesana kemari pada saat snorkeling atau diving. Namun, perhatikan pula langkah Anda saat berada di pulau ini. Karena di sini, terdapat hewan Bulu Babi yang durinya siap menusuk ke kaki Anda jika Anda lengah saat berjalan. Meski unik dan menarik, namun duri dari Bulu Babi mengandung racun yang dapat membuat Anda demam hebat karena racun.

Pulau dengan luas 29,13 hektar ini menyajikan pemandangan sunset yang cantik. Sehingga, setelah Anda puas bermain air di pantai, Anda bisa duduk-duduk di tepi pantai dan menunggu semburat berwarna oranye dari matahari terbenam. Hamparan pemandangan bintang di langit saat malam tiba pun tidak bisa Anda lewatkan. Sangat cocok untuk Anda yang datang bersama pasangan Anda. Benar-benar romantis.

Untuk mengunjungi pulau ini, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 600 ribu Rupiah untuk 2 hari 1 malam. Jadi, kini Anda tak perlu lagi pusing mencari tempat wisata di Jakarta lagi. Kunjungi Pulau Bira dan nikmati sensasi wisata di pulau tersembunyi.

Selasa, 24 Februari 2015

Rumah Akar, Tempat Wisata Menarik di Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta memang menjadi destinasi yang kini semakin digandrungi oleh banyak orang. Tempat wisata di Jakarta ini memang menyajikan berbagai hiburan menarik dengan tema zaman dulunya. Dan ada salah satu yang juga menarik untuk dikunjungi yaitu Rumah Akar.

Mungkin bagi sebagian orang, tempat wisata di Jakarta yaitu Rumah Akar ini terlihat biasa saja dari luar. Seperti bangunan tua pada umumnya. Namun, bangunan yang ada di seberang Gedung Tjipta Niaga ini diselimuti oleh akar pohon yang sangat lebat pada bagian dalamnya. Bahkan mirip seperti Angkot Wat yang ada di Kamboja.

Tempat wisata ini menarik untuk dikunjungi karena terlihat begitu menyeramkan sekaligus menarik. Akar-akar pohon telah merambat ke bagian tembok bangunan ini. Bahkan, sebuah pohon dengan ukuran cukup besar tumbuh di ruang tengah bangunan ini. Batangnya bahkan menjulang tinggi hingga menembus bagian atas bangunan. Yang membuatnya semakin menarik adalah sinar matahari yang masuk ke dalam sela-sela dahan pohon tersebut.
Bangunan ini cocok untuk Anda jadikan sebagai tempat untuk tempat Anda berfoto. Jika Anda melakukan foto pre wedding pun, tempat ini cukup menarik. Bahkan serasa seakan di Angkot Wat Kamboja.

Karena rumah ini telah cukup tua dan semakin rapuh karena akar-akar yang menembus tembok-tembok bangunan ini, membuat rumah ini dibuka hanya pada event tertentu saja. Seperti Festival Kota Tua atau Kota Tua Creative Festival. Akan tetapi, jika Anda ingin berfoto di tempat ini pada waktu lainnya, Anda bisa menyewa rumah ini.

Rumah ini disewakan dengan tariff sebesar 160 ribu Rupiah per jamnya. Memang biaya sewa Rumah Akar ini tidaklah murah. Namun, keunikan dari bangunan ini membuat hasil jepretan dari foto Anda terlihat cantik dan menarik. Banyak yang menggunakan tempat wisata di Jakarta ini sebagai lokasi untuk foto pre wedding hingga pemotretan suatu majalah atau syuting.

Minggu, 22 Februari 2015

Yuk Rasakan Serunya Wisata Konservasi Alam di Kepulauan Seribu Jakarta

Tempat wisata di Jakarta tidak hanya sebatas dari kota Jakarta saja. Cobalah untuk menyeberang sedikit di Kepulauan Seribu. Ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan dari salah satu bagian dari DKI Jakarta ini. Salah satunya adalah wisata konservasi alamnya.

Jarak dari Kota Jakarta ke kepulauan ini adalah sekitar 45 km. Di Kepulauan Seribu ini, Anda bisa menemukan wisata untuk pelestarian alam. Seperti penangkaran penyu yang langka hingga terumbu karang. Bahkan, tempat wisata di Jakarta ini juga memberikan keindahan deretan pulau yang indah.

Kekayaan dari satwa serta tumbuhan yang ada di kepulauan ini memang cukup beragam. Tak heran, jika kawasan ini menjadi salah satu bagian dari tempat konservasi alam di Jakarta. Tentu saja menjadi pengalaman yang menarik jika Anda berwisata ke tempat ini. Karena Anda tak hanya dapat menikmati pemandangan alamnya saja yang indah. Namun juga belajar mengenai keragaman hayati yang ada di kepulauan ini.
Tumbuhan pantai yang ada di kepulauan ini yaitu seperti nyamplung, waru, pandan, cemara laut, cangkudu, butun, bogem, sukun, ketapang serta kecundang. Untuk kekayaan laut yang dimiliki yaitu seperti karang keras, kima, ganggang, rumput laut, burung pantai, penyu sisik, hingga penyu hijau.

Tentu Anda telah mengetahui jika penyu sisik dan penyu hijau adalah satwa langka yang sulit untuk ditemukan saat ini. Namun di kepulauan ini, Anda bisa menemukan kedua penyu ini. Karena kepulauan ini merupakan tempat peneluran penyu tersebut.

Anda bisa menemukan penyu-penyu tersebut di salah satu pulau yang disebut Pulau Semak Daun. Di pulau ini, penyu tersebut ditangkarkan agar populasi penyu tidak punah. Kegiatan yang dilakukan pun mulai dari penetasan telur semi alami, hingga perawatan anak penyu hingga mereka siap kembali dilepas di alam bebas.

Deburan ombak di pulau-pulau yang menjadi bagian dari kepulauan ini juga tidak terlalu besar. Pemandangannya pun masih alami dan indah. Terlebih lagi pemandangan sunrise dan sunsetnya. Mempesona.

Deretan pulau yang bisa Anda datangi yaitu seperti Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Sepa, Pulau Putri, Pulau Pantara, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Kotok, serta Pulau Macan. Namun, ada baiknya untuk mengunjungi Kepulauan Seribu dan menikmati wisata konservasi alamnya pada bulan Maret dan Oktober. Untuk bulan November hingga Februari, kondisi cuaca tempat wisata di Jakarta ini kurang bagus untuk dikunjungi.

Rabu, 18 Februari 2015

Keliling Jakarta? Yuk Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

Bagi Anda warga Jakarta atau pendatang yang bekerja di Jakarta, mungkin beberapa tempat wisata seperti Monas atau Kota Tua sudah sering Anda lihat atau lewati. Namun, pernahkah Anda menjadikan tempat wisata di Jakarta tersebut sebagai salah satu destinasi liburan akhir pekan Anda?

Jika Anda memiliki waktu luang di akhir pekan kali ini. Maka tak ada salahnya jika menjelajahi berbagai tempat wisata di Jakarta yang terkenal dengan banyak landmark-nya tersebut. Berikut adalah beberapa destinasi liburan di Jakarta yang bisa Anda kunjungi di akhir pekan ini.

1.    Kota Tua

Di Jakarta, Kota Tua menjadi salah satu tempat yang menyuguhkan cerita, budaya hingga sejarah dari Indonesia khususnya Jakarta. Mulai dari bangunannya, hingga suasananya. Kawasan ini kerap kali dijadikan sebagai tempat untuk pre wedding karena memang lokasinya cukup unik dan indah. Jangan lupa juga cicipi kelezatan kuliner khas Jakarta yang tersedia di kawasan ini.

2.    Monumen Nasional (Monas)

Landmark Kota Jakarta ini memang sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Landmark yang terkenal dengan puncaknya yang terbuat dari emas ini kerap kali dijadikan sebagai temapt lari pagi atau sore hari oleh para warga Jakarta. Di dalam Monas, terdapat banyak hal yang bisa Anda lihat. Mulai dari diorama hingga ruangan yang disebut juga dengan Ruang Kemerdekaan.

3.    Masjid Istiqlal & Katedral Jakarta

Masjid Istqlal dan Katedral jakarta menjadi landmark tempat ibadah yang wajib Anda kunjungi saat berada di kota ini. Letaknya pun cukup berdekatan. Jadi, Anda bisa mengunjungi keduanya sekaligus. Kedua bangunan ini memang terkenal akan keindahan arsitekturnya. Sehingga tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke tempat ibadah ini. Selepas dari tempat ibadah ini, Anda bisa melepas dahaga dengan mencicipi aneka es krim dengan rasa yang cukup lezat di Kedai Es Krim Ragusa.

4.    Bundaran Hotel Indonesia

Siapa yang tak mengenal landmark dengan kolam air mancurnya ini? Letaknya yang cukup strategis, membuat banyak orang sering berhenti dan berfoto seru di bundaran ini. Bahkan tak jarang kawasan ini dijadikan tempat untuk suatu acara.

5.    Passer Baroe

Anda penggemar belanja atau wisata kuliner? Saatnya Anda menjadikan Passer Baroe sebagai destinasi liburan Anda akhir bulan ini. Passer Baroe adalah tempat salah satu pusat perbelanjaan tertua di Jakarta. Kawasan ini kini telah menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta yang cukup ramai dikunjungi oleh warga Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia.

Kawasan ini berdiri sejak tahun 1820. Kawasan ini diisi oleh toko pakaian, tekstil, tailor, toko olahraga, hingga perhiasan emas. Tak hanya itu saja. Tempat ini juga menyajikan aneka tempat makan yang terkenal kelezatannya. Seperti Bakmi Gang Kelinci.

Selasa, 17 Februari 2015

5 Destinasi Seru di Sekitar Kota Jakarta

kawasan pecinan Glodok
Jakarta memang terkenal sebagai kotanya macet serta banjir. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat menikmati liburan Anda di kota ini. Ada banyak tempat wisata di Jakarta yang cukup seru namun masih jarang dijadikan destinasi liburan oleh banyak orang.

Berikut ini, adalah beberapa tempat wisata di Jakarta yang cukup seru yang bisa Anda datangi. Destinasi liburan ini masih jarang didatangi. Jadi, pastinya masih cukup menarik untuk Anda kunjungi.

1.    Planetarium

Planetarium memang menjadi salah satu tempat yang jarang didatangi oleh banyak orang saat ini. Orang-orang yang datang ke tempat ini biasanya untuk melakukan wisata edukasi. Sehingga kebanyakan orang yang mengunjungi tempat ini adalah anak-anak atau sekolahan. Padahal, banyak hal seru yang bisa Anda nikmati dari tempat wisata ini.

Lokasi planetarium ini yaitu di Taman Ismail Marzuki. Anda bisa menikmati pertunjukan planet serta bintang selama kurang lebih 45 menit. Jika Anda mengunjungi planetarium ini pada malam hari, maka Anda bisa menonton pertunjukannya melalui teleskop. Bahkan Anda juga dapat melakukan peneropongan yang dilakukan setiap 2 kali dalam sebulan. Cukup datang saja pada pukul 16.30 setiap selasa hingga jumat dan weekend serta hari libur lainnya pada pukul 10.00, 11.30, 13.00 serta 14.30. Dan Anda tak perlu khawatir. Karena tak ada biaya masuk serta biaya lainnya di planetarium ini.

2.    Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum ini adalah rumah dari Laksamana Maeda. Tentunya Anda mengetahuinya dari sejarah, bahwa rumah tersebut dijadikan sebagai tempat untuk merumuskan naskah proklamasi. Bangunan yang ada di Jalan Imam Bonjol No. 1 ini bergaya Eropa dan cukup gagah. Cukup membayar 2 ribu Rupiah saja, Anda bisa mengetahui lebih jauh mengenai proses perumusan naskah proklamasi. Anda dapat berkeliling rumah tersebut dan mengeksplore saksi bisu dari sejarah Indonesia.

3.    Kawasan Pecinan, Glodok

Kawasan Pecinan atau Chinatown bisa menadi tujuan wisata Anda berikutnya. Di sini, ada salah satu tempat yang terkenal yaitu Petak 9. Saat mendekati Imlek, Anda akan disambut dengan suasana Pecinan yang terlihat lebih cantik. Susuri keindahan dari Chinatown tersebut dengan berjalan kaki.

4.    TWA Angke Kapuk

Di kawasana Pantai Indah Kapuk, Anda dapat menikmati keindahan hijaunya hutan bakau dari Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Tentunya menjadi wajah unik dari Kota Jakarta yang memiliki citra penuh dengan polusi udara. Anda bisa menyusuri keindahan hutan bakau hanya dengan membayar 25 ribu Rupiah untuk dewasa dan 10 ribu Rupiah untuk anak-anak.

5.    Pelabuhan Sunda Kelapa

Destinasi liburan terakhir di Jakarta yang cukup unik untuk Anda kunjungi adalah Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan tua ini telah berdiri sejak zaman Belanda. Bahkan menjadi salah satu pintu masuk menuju Kota Jakarta. Berwisata ke pelabuhan ini, Anda akan melihat puluhan kapal-kapal besar pengangkut ikan. Menariknya, Anda bisa melihat sunset yang indah dari pelabuhan ini.

Kamis, 29 Januari 2015

Berburu Sunrise Cantik di Pulau Pari Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu, adalah salah satu bagian dari Kota Jakarta yang terdiri dari pulau-pulau yang cantik. Salah satunya adalah Pulau Pari. Di pulau ini, Anda wajib mendatangi Bukit Dermaga Matahari. Dan mulailah berburu sunrise di tempat wisata di Jakarta ini.

Pulau Pari adalah salah satu Kelurahan di Kepulauan Seribu. Pulau ini terkenal berkat keindahan pantainya yaitu Pantai Pasir Perawan. Keindahan tempat wisata di Jakarta ini memang tidak terbatas dari alam bawah lautnya saja. Namun juga keindahan dari sunrise dan sunsetnya.

Rasanya memang kurang jika berwisata ke sebuah pulau tanpa menikmati sunrise dan sunsetnya. Jadi, tak ada salahnya jika berburu sunrise dan sunset cantik di pulau ini. Terlebih lagi, letaknya pun tak jauh dari Kota Jakarta.

Salah satu tempat terbaik untuk melihat keindahan sunrise dan sunset tersebut yaitu di Bukit Dermaga Matahari. Tempat tersebut tidaklah jauh dari pelabuhan pulau tersebut. Jika cuaca tidak mendung, maka Anda bisa melihat keindahan dari sunrise di tempat ini.

Kecantikan sunrise-nya pun mampu membuat Anda tak berhenti berdecak kagum. Gradasi warna yang ditampilkan begitu indah. Khas dari matahari terbit. Selain warna biru dari langit, Anda juga akan melihat semburat warna kuning dan oranye dari sinar matahari.

Puas melihat sunrise, jangan pulang sebelum melihat sunset. Sunset di Pulau Pari pun tak kalah indahnya. Rasanya sayang jika Anda lewatkan. Keindahan warna oranye, kuning dan abu-abu dari langit benar-benar membuat Anda tak henti-hentinya mengagumi ciptaan Tuhan.

Banyak wisatawan yang datang mengunjungi salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini. Bahkan, mereka juga menikmati perburuan sunrise dan sunset di salah satu tempat wisata di Jakarta ini. Jadi, Anda pun jangan lupa untuk mampir ke Bukit Dermaga Matahari jika ingin melihat sunrise serta sunset yang cantik.

Rabu, 28 Januari 2015

4 Pilihan Hostel Keren di Jakarta

Capsule Hotel Old Batavia
Di luar negeri, banyak sekali penawaran mengenai penginapan atau hostel dengan harga murah dan cukup unik serta keren. Indonesia pun tak kalah keren dengan luar negeri. Ada beberapa hostel di Jakarta yang juga menawarkan penginapan yang murah namun juga cukup keren.

Berikut ini adalah daftar penginapan di Jakarta dengan tampilan serta fasilitas yang cukup keren.

1.    Six Degrees

Hostel di Jakarta yang pertama adalah Six Degrees. Hostel ini bahkan menjadi hostel terbaik di Indonesia dari Hostelworld Hoscars Award 2014. Tak heran jika hostel ini sering kali penuh oleh para tamu. Jadi sebaiknya Anda memesan jauh-jauh hari. Hostel yang ada di Jalan Cikini Raya ini menghadirkan ornament bambu dan kayu. Namun tetap bernuansa modern.

Anda bisa nongkrong di atap hostel atau sekedar duduk di ruang bersama. Biaya per malamnya yaitu sebesat 130 ribu Rupiah untuk dormitory mix dengan 10 bed. Namun untuk kamar dengan 2, 4 serta 8 bed dihargai sebesar 150 ribu Rupiah.

2.    The Packer Lodge

Kawasan Mangga Besar pun memiliki hostel dengan hostel yang cukup menarik untuk Anda inapi. Yaitu The Packer Lodge. Hostel ini menggunakan tema chic and funky. Di hostel ini, terdapat dua jenis dormitory. Yaitu mix dan khusus wanita. Setiap dormitory, terdapat 4 bed atau 8 bed. Harga untuk 4 bed yaitu 150 ribu Rupiah permalam sudah termasuk sarapan. Sedangkan isi 8 bed yaitu 180 ribu Rupiah juga sudah termasuk sarapan. Untuk yang ingin lebih privat. Yaitu Anda bisa memilih kamar single atau double. Harganya yaitu 200 ribu Rupiah atau 270 ribu Rupiah.

3.    Kamar-Kamar for Backpackers

Para backpackers yang ingin mencari penginapan di Jakarta khususnya di kawasan Fatmawati, maka Kamar-kamar for backpackers mungkin bisa menjadi pilihan Anda. Terletak di Jalan RS Fatmawati No 37 K, hostel ini memasang tariff sebesar 135 ribu Rupiah perkamar untuk kamar dormitory dengan 6 atau 12 kasur. Namun untuk kamar privat dipasang tariff permalamnya yaitu sebesar 270 ribu atau 300 ribu Rupiah. Di hostel ini, Anda akan mendapatkan selimut hangat, kasur serta bantal.
4.    Capsule Hotel Old Batavia

Hostel di Jakarta yang terakhir adalah Capsule Hotel Old Batavia. Penginapan di Jakarta ini berada di komplek ruko Jalan Cikini Raya No 60. Hostel ini tampil dengan cukup cantik dan bergaya modern. Dengan sentuhan warna cokelat, membuat hostel ini terasa lebih hangat.

Hostel ini menawarkan rooftop sebagai salah satu tempat favorit. Harga dari tipe kamar dormitory yaitu 180 ribu Rupiah per kasur. Sedangkan untuk private bed seharga 380 ribu Rupiah. Fasilitas yang ditawarkan mulai dari TV kabel layar datar, meja, brankas, hingga kafe yang menyajikan sajian khas Indonesia.

Selasa, 27 Januari 2015

Serunya Menjelajahi Hutan Mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk di Jakarta Utara

Jika di Bali ada tempat wisata hutan mangrove, di Jakarta juga ada. Namanya Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Tempat wisata di Jakarta ini berada di tepatnya berada di Kapuk Muara. Suasana dari tempat wisata ini bahkan mirip dengan suasana di sungai Amazon.

Taman Wisata Alam Angke Kapuk memiliki luas total yaitu 99,82 Ha. Hijaunya deretan pohon bakau serta perairan payau, membuat hutan mangrove ini terasa sejuk. Tak jarang warga yang datang ke tempat ini untuk sekedar menikmati suasana nyaman dan teduh yang saat ini jarang ditemukan di kota Jakarta.

Hutan ini dapat dikatakan sebagai salah satu penyelamat kota Jakarta. Bagaimana tidak, hutan ini melindungi garis pantai di Jakarta dari abrasi atau pengikisan. Bahkan menjadi habitat alami dari beragam biota darat, laut dan udara. Seperti burung hingga biawak.
 


Tempat wisata ini bisa Anda kunjungi setiap harinya. Mulai dari Senin hingga Minggu jam 8 pagi hingga 7 sore. Setiap pengunjung yang masuk, dikenakan biaya sebesar 25 ribu untuk orang dewasa dan 10 ribu untuk anak di atas 5 tahun. Sedangkan untuk biaya parkirnya yaitu 5 ribu untuk motor dan 10 ribu untuk mobil.

Di sini, Anda bisa mencoba menaiki perahu boat, perahu dayung, serta kano. Untuk harganya sendiri yaitu 350 ribu Rupiah untuk boat 8 orang, 25 ribu Rupiah untuk 6 orang dan 100 ribu untuk perahu dayung dan kano. Anda bisa puas mengelilingi dan menikmati keasrian dari hutan mangrove ini.

Di dalam kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini juga sering digunakan untuk foto pre wedding. Namun, untuk Anda yang ingin memotret di kawasan ini, ada peraturannya. Jika menggunakan kamera DSLR, maka Anda harus membayar sebesar 1 juta Rupiah. Namun jika Anda memotret tempat wisata di Jakarta ini menggunakan kamera HP, maka tidak ada biaya yang dikeluarkan atau gratis. Jadi, tunggu apalagi?

Minggu, 25 Januari 2015

Yuk Nikmati Serunya Wisata Belanja di Pasar Santa

Siapa bilang Jakarta tidak punya tempat wisata belanja selain mal? Ada salah satu tempat wisata belanja di Jakarta yang bisa Anda kunjungi. Yaitu Pasar Santa. Di pasar ini, Anda tak perlu takut akan temapt yang kotor dan becek. Karena pasar ini di desain cukup modern dengan aneka barang unik serta makanan enak yang di jual.

Pasar Santa ini kini tengah menjadi tren tersendiri di Jakarta. Tempat wisata belanja di Jakarta ini bahkan menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan. Bahkan sebagian besar oleh para anak muda.

Di pasar ini, Anda bisa menemukan aneka benda-benda unik dan antik. Anda bahkan akan merasakan sensasi seperti berada di lorong-lorong gelap di Kota New York. Bahkan selalu ada hal-hal menarik yang hadir di setiap sudut pasar ini.

Pasar ini awalnya adalah pasar yang menjual sembako dan kain. Namun semenjak populer, banyak anak muda yang ikut berjualan di tempat ini. Barang-barang yang mereka jual pun cukup unik dan kreatif. Karenanya, banyak anak muda yang datang ke pasar ini.

Pasar ini terdiri dari tiga lantai. Yaitu lantai basement, lantai dasar serta lantai satu. Di lantai basement, Anda bisa menemukan aneka penjual mainan action figure serta kedai yang menjual makanan. Sedangkan di lantai dasar, menjadi lantai yang menjual aneka sembako dan pakaian.
Namun, yang populer di kalangan warga Jakarta adalah lantai satu atau lantai atas. Lantai ini menjadi lantai yang menjual aneka makanan, hobi, pakaian hingga komunitas. Sehingga lantai ini menjadi lantai tempatnya para muda-mudi Jakarta untuk nongkrong.

Puas berjalan-jalan dan berbelanja, Anda bisa langsung beristirahat dan menikmati aneka sajian kuliner yang ditawarkan di pasar ini. Mulai dari Mie Chino, Blackdog atau hotdog berwarna hitam, hingga Beyond Cendol & Durian Bar yang terkenal.

Pasar ini berada di sisi kiri Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan ini mulai buka sejak pukul 10 pagi hingga 10 malam. Pasar ini bahkan menjadi pasar yang paling meriah saat weekend. Karena setiap weekend, banyak anak muda yang datang mengunjungi tempat ini. Tak hanya itu saja. Bahkan sering diadakannya kegiatan seru di pasar ini. Menarik bukan? Jadi, belum gaul rasanya jika belum melakukan wisata belanja di Jakarta di Pasar Santa.

Rabu, 21 Januari 2015

Serunya Menjelajahi Museum Gajah di Jakarta


Jakarta adalah salah satu kota yang sama dengan kota-kota lainnya di Indonesia. Memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Baik itu yang menampilkan wisata budaya, wisata religi hingga tempat wisata di Jakarta yang menampilkan wisata edukasi. Yaitu seperti Museum Gajah.

Museum Gajah ini sendiri adalah salah satu gedung peninggalan zaman kolonial Belanda. Di museum ini, Anda dan keluarga bisa belajar banyak hal. Karenanya, tempat wisata di Jakarta ini tergolong sebagai wisata edukasi.

Koleksi dari museum ini yaitu sebanyak 141.899 benda. Semuanya terbagi dalam 7 kategori. Yakni prasejarah, arkeologi, keramik, numistik-heraldik, sejarah, etnografi serta geografi. Museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara ini akan mengajak Anda dan keluarga mengetahui berbagai peninggalan dari berbagai zaman.


Berbagai benda yang dipamerkan yaitu artifak, fosil, menhir, arca kuno, prasasti, keramik, tekstil, aneka keramik dari dinasti Han, Tang hingga Ming. Salah satu daya tarik dari museum ini adalah patung yang bernama Bhairawapatung. Patung ini tingginya mencapai 414 cm. Patung ini adalah perwujudan dari Dewa Lokeswara atau Awalokiteswara. Bentuk patung ini yaitu seorang laki-laki yang tengah memegang cangkir tengkorak di tangan kirinya dan keris pendek di tangan kanannya. Patung ini berdiri di atas mayat dan deretan tengkorak.

Di museum ini juga terdapat banyak koleksi lukisan karya pelukis dari Negara Perancis. Tempat wisata di Jakarta yang ada di Jalan Medan Merdeka Barat 12 ini rasanya cocok untuk dijadikan sebagai agenda akhir pekan Anda kali ini. Tidak ada salahnya bukan untuk mengajak keluarga Anda menjelajahi isi dari Museum Gajah ini.

Selasa, 20 Januari 2015

Ini Itinerary Seru Berkeliling Jakarta Seharian

Taman Wisata Alam Angke Kapuk
Banyak orang yang malas melakukan travelling di Jakarta karena malas untuk terjebak macet. Padahal banyak tempat wisata di Jakarta yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Jika kamu ingin tahu kegiatan apa saja yang bisa Anda lakukan untuk berwisata seharian di Jakarta. Berikut adalah itinerary yang bisa Anda coba.

1.    Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Mengawali perjalanan Anda untuk berkeliling mengunjungi tempat wisata di Jakarta yaitu Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Kawasan yang ada di Pantai Indah Kapuk ini bisa dicapai dengan menggunakan Bus Kota Terintegrasi Busway dari Monas.

Taman ini telah buka sejak pukul 8 pagi. Cukup dengan membayar tiket sebesar 25 ribu Rupiah, Anda bisa menjelajah hutan mangrove yang hijau. Di sana, Anda bisa berjalan kaki mengintari kawasan hutan di atas jembatan kayu. Atau Anda bisa menyewa perahu kayuh selama 45 menit dengan membayar 100 ribu Rupiah saja. Atau Anda bisa menyewa perahu bermesin dengan harga 250 ribu untuk 5 orang. Cukup seru bukan?

2.    Pasar Santa

Setelah lelah mengintari Taman Wisata Alam Angke Kapuk, saatnya Anda mengisi perut Anda dengan makan siang di Pasar Santa. Letak pasar ini memang cukup jauh dari Jakarta Utara. namun, tak ada salahnya menikmati kuliner lezat di kawasan yang tengah ngetop di Jakarta ini.

Tempat nongkrong anak muda ini menyediakan aneka kebutuhan seperti sepatu, baju hingga aneka kuliner yang lezat. Seperti kue cubit rasa greentea, mie karet, nasi Bali, makanan Meksiko hingga es duren yang lezat. Soal harga, Anda tak perlu khawatir. Karena harga yang dibanderol cukup terjangkau.

3.    Istiqlal & Katedral

Puas mengisi perut untuk makan siang, maka saatnya Anda menghabiskan waktu siang Anda dengan mengunjungi kawasan Masjid Istiqlal dan Katedral. Sebelum mengunjungi keduanya, ada baiknya mampir dulu mencicipi eskrim di Es Krim Ragusa yang ada di Jalan Veteran I.

Setelah mencuci mulut Anda dengan seporsi es krim, maka saatnya Anda mengagumi keindahan arsitektur dari dua bangunan tempat ibadah. Masjid Istiqlal yang terkenal sejuk dengan pepohonan yang rindang, serta Katedral yang di desain cukup klasik.

4.    Monas

Landmark Kota Jakarta tentunya tidak boleh di dilewatkan. Monumen dengan hiasan emas di bagian puncaknya ini cukup menarik untuk didatangi. Terlebih lagi saat sore hari menjelang terbenamnya matahari. Anda bisa melihat keindahan sunset dari kawasan ini. Bahkan keindahan sunset di kawasan Monas ini telah dikenal dan sering diabadikan oleh banyak orang. Saat malam tiba, lampu warna-warni pun semakin mempercantik monumen ini.

5.    Pecenongan

Tempat wisata di Jakarta terakhir yang harus Anda kunjungi adalah kawasan kuliner malam yaitu Pecenongan. Dari Monas, Anda bisa menggunakan bus TransJakarta dan turun di Halte Harmoni untuk bisa sampai ke kawasan ini. Di Pecenongan, Anda bisa mencicipi kelezatan martabak Pecenongan yang terkenal yaitu Martabak 65A.

Tak hanya itu saja. Cicipi pula kuliner seafoodnya. Di kawasan ini banyak berderet aneka warung tenda yang menjual aneka olahan seafood. Meski rasanya lezat, namun harga dari kuliner ini cukup murah. Cocok untuk menu makan malam berat Anda dan menutup hari Anda.

Senin, 19 Januari 2015

4 Pilihan Wisata Sejarah Dengan Berkeliling Museum di Jakarta

Museum Art:1 New Museum
Mengajak keluarga berlibur, tidaklah harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal. Seperti di Jakarta. Ada banyak tempat wisata di Jakarta yang menawarkan biaya cukup murah. bahkan bernilai edukasi. Yaitu wisata sejarah dengan mengunjungi museum-museum di Jakarta.

Ya, wisata sejarah berupa mengunjungi museum di Jakarta tidak selalu membosankan. Bahkan bisa cukup menarik bahkan bagi orang dewasa sekalipun. Karena kini, tempat wisata di Jakarta tersebut dikemas cukup cantik dan menarik. Lalu, apa saja pilihan museum yang bisa Anda kunjungi di Jakarta? Berikut adalah uraiannya.

1.    Museum Nasional

Museum yang ada di Jalan Medan Merdeka ini terdiri dari 4 lantai. Di tempat ini, terdapat berbagai benda-benda sejarah dengan koleksi cukup lengkap dan terurus. Tak perlu khawatir jika tersasar. Karena di museum ini terdapat pemandu wisata yang selalu siap menemani Anda untuk berkeliling museum.

Ada sekitar 140 ribu benda bersejarah. Mulai dari koleksi zaman prasejarah, arkeologi, keramik, numismatik dan heraldik, sejarah, etnografi dan geografi. Anda juga bisa mengetahui koleksi emas kerajaan Nusantara serta harta karun Tek Sing. Anda hanya butuh membayar sebesar 5 ribu Rupiah untuk biaya masuk museum ini.

2.    Museum Taman Prasasti

Museum ini ada di kawasan Jakarta pusat. Museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah ini terbilang cukup angker. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat mengunjunginya bukan?. Tempat yang menyimpan sejumlah nisan dari zaman Belanda ini tentu cocok untuk Anda yang menyukai wisata sejarah.

Yang terkenal adalah makam Soe Hok Gie serta patung wanita menangis. Musem ini selain menampilkan nisan, juga memamerkan aneka karya seni dari pematung, pemahat serta sastrawan. Cukup menarik untuk Anda yang berjiwa seni.

3.    Museum Art:1 New Museum

Museum ini dahulu bernama Mon Décor. Bangunan museum ini cukup modern dan jauh dari kesan sepi dan angker. Museum yang pernah meraih penghargaan museum terbaik kategori sarana dan fasilitas pengunjung ini tidak dipungut biaya. Namun hanya terbatas untuk masuk dan melihat pameran seninya saja. Namun jika untuk melihat koleksi lukisannya. Maka Anda harus membayar sebesar 50 ribu Rupiah untuk pelajar dan 75 ribu Rupiah untuk umum.

Museum yang ada di Jalan Rajawali Selatan Raya ini menampilkan karya seni lukis dari para seniman. Dekorasinya seperti galeri lukisan. Uniknya setiap beberapa bulan sekali, aka nada pergantian tema lukisan yang dipajang di museum ini.

4.    Museum MURI

Keberadaan Museum MURI di juga menjadi alternatif wisata di Jakarta. Museum di Jakarta ini dikemas cukup menarik karena berada di dalam sebuah mal. Jadi, Anda bisa mengunjungi tempat wisata di Jakarta sekaligus bermain di dalam mal.

Lokasi museum ini ada di Mall of Indonesia, Kelapa Gading. Museum ini menampilkan berbagai ratusan foto serta video hasil karya anak bangsa berupa pemecahan rekor MURI. Anda cukup membayar 10 ribu Rupiah untuk dewasa dan 5 ribu Rupiah untuk pelajar. Cukup murah bukan?