Selasa, 24 Februari 2015

Rumah Akar, Tempat Wisata Menarik di Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta memang menjadi destinasi yang kini semakin digandrungi oleh banyak orang. Tempat wisata di Jakarta ini memang menyajikan berbagai hiburan menarik dengan tema zaman dulunya. Dan ada salah satu yang juga menarik untuk dikunjungi yaitu Rumah Akar.

Mungkin bagi sebagian orang, tempat wisata di Jakarta yaitu Rumah Akar ini terlihat biasa saja dari luar. Seperti bangunan tua pada umumnya. Namun, bangunan yang ada di seberang Gedung Tjipta Niaga ini diselimuti oleh akar pohon yang sangat lebat pada bagian dalamnya. Bahkan mirip seperti Angkot Wat yang ada di Kamboja.

Tempat wisata ini menarik untuk dikunjungi karena terlihat begitu menyeramkan sekaligus menarik. Akar-akar pohon telah merambat ke bagian tembok bangunan ini. Bahkan, sebuah pohon dengan ukuran cukup besar tumbuh di ruang tengah bangunan ini. Batangnya bahkan menjulang tinggi hingga menembus bagian atas bangunan. Yang membuatnya semakin menarik adalah sinar matahari yang masuk ke dalam sela-sela dahan pohon tersebut.
Bangunan ini cocok untuk Anda jadikan sebagai tempat untuk tempat Anda berfoto. Jika Anda melakukan foto pre wedding pun, tempat ini cukup menarik. Bahkan serasa seakan di Angkot Wat Kamboja.

Karena rumah ini telah cukup tua dan semakin rapuh karena akar-akar yang menembus tembok-tembok bangunan ini, membuat rumah ini dibuka hanya pada event tertentu saja. Seperti Festival Kota Tua atau Kota Tua Creative Festival. Akan tetapi, jika Anda ingin berfoto di tempat ini pada waktu lainnya, Anda bisa menyewa rumah ini.

Rumah ini disewakan dengan tariff sebesar 160 ribu Rupiah per jamnya. Memang biaya sewa Rumah Akar ini tidaklah murah. Namun, keunikan dari bangunan ini membuat hasil jepretan dari foto Anda terlihat cantik dan menarik. Banyak yang menggunakan tempat wisata di Jakarta ini sebagai lokasi untuk foto pre wedding hingga pemotretan suatu majalah atau syuting.

Minggu, 22 Februari 2015

Yuk Rasakan Serunya Wisata Konservasi Alam di Kepulauan Seribu Jakarta

Tempat wisata di Jakarta tidak hanya sebatas dari kota Jakarta saja. Cobalah untuk menyeberang sedikit di Kepulauan Seribu. Ada banyak hal yang bisa Anda dapatkan dari salah satu bagian dari DKI Jakarta ini. Salah satunya adalah wisata konservasi alamnya.

Jarak dari Kota Jakarta ke kepulauan ini adalah sekitar 45 km. Di Kepulauan Seribu ini, Anda bisa menemukan wisata untuk pelestarian alam. Seperti penangkaran penyu yang langka hingga terumbu karang. Bahkan, tempat wisata di Jakarta ini juga memberikan keindahan deretan pulau yang indah.

Kekayaan dari satwa serta tumbuhan yang ada di kepulauan ini memang cukup beragam. Tak heran, jika kawasan ini menjadi salah satu bagian dari tempat konservasi alam di Jakarta. Tentu saja menjadi pengalaman yang menarik jika Anda berwisata ke tempat ini. Karena Anda tak hanya dapat menikmati pemandangan alamnya saja yang indah. Namun juga belajar mengenai keragaman hayati yang ada di kepulauan ini.
Tumbuhan pantai yang ada di kepulauan ini yaitu seperti nyamplung, waru, pandan, cemara laut, cangkudu, butun, bogem, sukun, ketapang serta kecundang. Untuk kekayaan laut yang dimiliki yaitu seperti karang keras, kima, ganggang, rumput laut, burung pantai, penyu sisik, hingga penyu hijau.

Tentu Anda telah mengetahui jika penyu sisik dan penyu hijau adalah satwa langka yang sulit untuk ditemukan saat ini. Namun di kepulauan ini, Anda bisa menemukan kedua penyu ini. Karena kepulauan ini merupakan tempat peneluran penyu tersebut.

Anda bisa menemukan penyu-penyu tersebut di salah satu pulau yang disebut Pulau Semak Daun. Di pulau ini, penyu tersebut ditangkarkan agar populasi penyu tidak punah. Kegiatan yang dilakukan pun mulai dari penetasan telur semi alami, hingga perawatan anak penyu hingga mereka siap kembali dilepas di alam bebas.

Deburan ombak di pulau-pulau yang menjadi bagian dari kepulauan ini juga tidak terlalu besar. Pemandangannya pun masih alami dan indah. Terlebih lagi pemandangan sunrise dan sunsetnya. Mempesona.

Deretan pulau yang bisa Anda datangi yaitu seperti Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Sepa, Pulau Putri, Pulau Pantara, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Kotok, serta Pulau Macan. Namun, ada baiknya untuk mengunjungi Kepulauan Seribu dan menikmati wisata konservasi alamnya pada bulan Maret dan Oktober. Untuk bulan November hingga Februari, kondisi cuaca tempat wisata di Jakarta ini kurang bagus untuk dikunjungi.

Rabu, 18 Februari 2015

Keliling Jakarta? Yuk Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

Bagi Anda warga Jakarta atau pendatang yang bekerja di Jakarta, mungkin beberapa tempat wisata seperti Monas atau Kota Tua sudah sering Anda lihat atau lewati. Namun, pernahkah Anda menjadikan tempat wisata di Jakarta tersebut sebagai salah satu destinasi liburan akhir pekan Anda?

Jika Anda memiliki waktu luang di akhir pekan kali ini. Maka tak ada salahnya jika menjelajahi berbagai tempat wisata di Jakarta yang terkenal dengan banyak landmark-nya tersebut. Berikut adalah beberapa destinasi liburan di Jakarta yang bisa Anda kunjungi di akhir pekan ini.

1.    Kota Tua

Di Jakarta, Kota Tua menjadi salah satu tempat yang menyuguhkan cerita, budaya hingga sejarah dari Indonesia khususnya Jakarta. Mulai dari bangunannya, hingga suasananya. Kawasan ini kerap kali dijadikan sebagai tempat untuk pre wedding karena memang lokasinya cukup unik dan indah. Jangan lupa juga cicipi kelezatan kuliner khas Jakarta yang tersedia di kawasan ini.

2.    Monumen Nasional (Monas)

Landmark Kota Jakarta ini memang sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Landmark yang terkenal dengan puncaknya yang terbuat dari emas ini kerap kali dijadikan sebagai temapt lari pagi atau sore hari oleh para warga Jakarta. Di dalam Monas, terdapat banyak hal yang bisa Anda lihat. Mulai dari diorama hingga ruangan yang disebut juga dengan Ruang Kemerdekaan.

3.    Masjid Istiqlal & Katedral Jakarta

Masjid Istqlal dan Katedral jakarta menjadi landmark tempat ibadah yang wajib Anda kunjungi saat berada di kota ini. Letaknya pun cukup berdekatan. Jadi, Anda bisa mengunjungi keduanya sekaligus. Kedua bangunan ini memang terkenal akan keindahan arsitekturnya. Sehingga tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke tempat ibadah ini. Selepas dari tempat ibadah ini, Anda bisa melepas dahaga dengan mencicipi aneka es krim dengan rasa yang cukup lezat di Kedai Es Krim Ragusa.

4.    Bundaran Hotel Indonesia

Siapa yang tak mengenal landmark dengan kolam air mancurnya ini? Letaknya yang cukup strategis, membuat banyak orang sering berhenti dan berfoto seru di bundaran ini. Bahkan tak jarang kawasan ini dijadikan tempat untuk suatu acara.

5.    Passer Baroe

Anda penggemar belanja atau wisata kuliner? Saatnya Anda menjadikan Passer Baroe sebagai destinasi liburan Anda akhir bulan ini. Passer Baroe adalah tempat salah satu pusat perbelanjaan tertua di Jakarta. Kawasan ini kini telah menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta yang cukup ramai dikunjungi oleh warga Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia.

Kawasan ini berdiri sejak tahun 1820. Kawasan ini diisi oleh toko pakaian, tekstil, tailor, toko olahraga, hingga perhiasan emas. Tak hanya itu saja. Tempat ini juga menyajikan aneka tempat makan yang terkenal kelezatannya. Seperti Bakmi Gang Kelinci.

Selasa, 17 Februari 2015

5 Destinasi Seru di Sekitar Kota Jakarta

kawasan pecinan Glodok
Jakarta memang terkenal sebagai kotanya macet serta banjir. Namun, bukan berarti Anda tidak dapat menikmati liburan Anda di kota ini. Ada banyak tempat wisata di Jakarta yang cukup seru namun masih jarang dijadikan destinasi liburan oleh banyak orang.

Berikut ini, adalah beberapa tempat wisata di Jakarta yang cukup seru yang bisa Anda datangi. Destinasi liburan ini masih jarang didatangi. Jadi, pastinya masih cukup menarik untuk Anda kunjungi.

1.    Planetarium

Planetarium memang menjadi salah satu tempat yang jarang didatangi oleh banyak orang saat ini. Orang-orang yang datang ke tempat ini biasanya untuk melakukan wisata edukasi. Sehingga kebanyakan orang yang mengunjungi tempat ini adalah anak-anak atau sekolahan. Padahal, banyak hal seru yang bisa Anda nikmati dari tempat wisata ini.

Lokasi planetarium ini yaitu di Taman Ismail Marzuki. Anda bisa menikmati pertunjukan planet serta bintang selama kurang lebih 45 menit. Jika Anda mengunjungi planetarium ini pada malam hari, maka Anda bisa menonton pertunjukannya melalui teleskop. Bahkan Anda juga dapat melakukan peneropongan yang dilakukan setiap 2 kali dalam sebulan. Cukup datang saja pada pukul 16.30 setiap selasa hingga jumat dan weekend serta hari libur lainnya pada pukul 10.00, 11.30, 13.00 serta 14.30. Dan Anda tak perlu khawatir. Karena tak ada biaya masuk serta biaya lainnya di planetarium ini.

2.    Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Museum ini adalah rumah dari Laksamana Maeda. Tentunya Anda mengetahuinya dari sejarah, bahwa rumah tersebut dijadikan sebagai tempat untuk merumuskan naskah proklamasi. Bangunan yang ada di Jalan Imam Bonjol No. 1 ini bergaya Eropa dan cukup gagah. Cukup membayar 2 ribu Rupiah saja, Anda bisa mengetahui lebih jauh mengenai proses perumusan naskah proklamasi. Anda dapat berkeliling rumah tersebut dan mengeksplore saksi bisu dari sejarah Indonesia.

3.    Kawasan Pecinan, Glodok

Kawasan Pecinan atau Chinatown bisa menadi tujuan wisata Anda berikutnya. Di sini, ada salah satu tempat yang terkenal yaitu Petak 9. Saat mendekati Imlek, Anda akan disambut dengan suasana Pecinan yang terlihat lebih cantik. Susuri keindahan dari Chinatown tersebut dengan berjalan kaki.

4.    TWA Angke Kapuk

Di kawasana Pantai Indah Kapuk, Anda dapat menikmati keindahan hijaunya hutan bakau dari Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Tentunya menjadi wajah unik dari Kota Jakarta yang memiliki citra penuh dengan polusi udara. Anda bisa menyusuri keindahan hutan bakau hanya dengan membayar 25 ribu Rupiah untuk dewasa dan 10 ribu Rupiah untuk anak-anak.

5.    Pelabuhan Sunda Kelapa

Destinasi liburan terakhir di Jakarta yang cukup unik untuk Anda kunjungi adalah Pelabuhan Sunda Kelapa. Pelabuhan tua ini telah berdiri sejak zaman Belanda. Bahkan menjadi salah satu pintu masuk menuju Kota Jakarta. Berwisata ke pelabuhan ini, Anda akan melihat puluhan kapal-kapal besar pengangkut ikan. Menariknya, Anda bisa melihat sunset yang indah dari pelabuhan ini.

Kamis, 29 Januari 2015

Berburu Sunrise Cantik di Pulau Pari Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu, adalah salah satu bagian dari Kota Jakarta yang terdiri dari pulau-pulau yang cantik. Salah satunya adalah Pulau Pari. Di pulau ini, Anda wajib mendatangi Bukit Dermaga Matahari. Dan mulailah berburu sunrise di tempat wisata di Jakarta ini.

Pulau Pari adalah salah satu Kelurahan di Kepulauan Seribu. Pulau ini terkenal berkat keindahan pantainya yaitu Pantai Pasir Perawan. Keindahan tempat wisata di Jakarta ini memang tidak terbatas dari alam bawah lautnya saja. Namun juga keindahan dari sunrise dan sunsetnya.

Rasanya memang kurang jika berwisata ke sebuah pulau tanpa menikmati sunrise dan sunsetnya. Jadi, tak ada salahnya jika berburu sunrise dan sunset cantik di pulau ini. Terlebih lagi, letaknya pun tak jauh dari Kota Jakarta.

Salah satu tempat terbaik untuk melihat keindahan sunrise dan sunset tersebut yaitu di Bukit Dermaga Matahari. Tempat tersebut tidaklah jauh dari pelabuhan pulau tersebut. Jika cuaca tidak mendung, maka Anda bisa melihat keindahan dari sunrise di tempat ini.

Kecantikan sunrise-nya pun mampu membuat Anda tak berhenti berdecak kagum. Gradasi warna yang ditampilkan begitu indah. Khas dari matahari terbit. Selain warna biru dari langit, Anda juga akan melihat semburat warna kuning dan oranye dari sinar matahari.

Puas melihat sunrise, jangan pulang sebelum melihat sunset. Sunset di Pulau Pari pun tak kalah indahnya. Rasanya sayang jika Anda lewatkan. Keindahan warna oranye, kuning dan abu-abu dari langit benar-benar membuat Anda tak henti-hentinya mengagumi ciptaan Tuhan.

Banyak wisatawan yang datang mengunjungi salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini. Bahkan, mereka juga menikmati perburuan sunrise dan sunset di salah satu tempat wisata di Jakarta ini. Jadi, Anda pun jangan lupa untuk mampir ke Bukit Dermaga Matahari jika ingin melihat sunrise serta sunset yang cantik.

Rabu, 28 Januari 2015

4 Pilihan Hostel Keren di Jakarta

Capsule Hotel Old Batavia
Di luar negeri, banyak sekali penawaran mengenai penginapan atau hostel dengan harga murah dan cukup unik serta keren. Indonesia pun tak kalah keren dengan luar negeri. Ada beberapa hostel di Jakarta yang juga menawarkan penginapan yang murah namun juga cukup keren.

Berikut ini adalah daftar penginapan di Jakarta dengan tampilan serta fasilitas yang cukup keren.

1.    Six Degrees

Hostel di Jakarta yang pertama adalah Six Degrees. Hostel ini bahkan menjadi hostel terbaik di Indonesia dari Hostelworld Hoscars Award 2014. Tak heran jika hostel ini sering kali penuh oleh para tamu. Jadi sebaiknya Anda memesan jauh-jauh hari. Hostel yang ada di Jalan Cikini Raya ini menghadirkan ornament bambu dan kayu. Namun tetap bernuansa modern.

Anda bisa nongkrong di atap hostel atau sekedar duduk di ruang bersama. Biaya per malamnya yaitu sebesat 130 ribu Rupiah untuk dormitory mix dengan 10 bed. Namun untuk kamar dengan 2, 4 serta 8 bed dihargai sebesar 150 ribu Rupiah.

2.    The Packer Lodge

Kawasan Mangga Besar pun memiliki hostel dengan hostel yang cukup menarik untuk Anda inapi. Yaitu The Packer Lodge. Hostel ini menggunakan tema chic and funky. Di hostel ini, terdapat dua jenis dormitory. Yaitu mix dan khusus wanita. Setiap dormitory, terdapat 4 bed atau 8 bed. Harga untuk 4 bed yaitu 150 ribu Rupiah permalam sudah termasuk sarapan. Sedangkan isi 8 bed yaitu 180 ribu Rupiah juga sudah termasuk sarapan. Untuk yang ingin lebih privat. Yaitu Anda bisa memilih kamar single atau double. Harganya yaitu 200 ribu Rupiah atau 270 ribu Rupiah.

3.    Kamar-Kamar for Backpackers

Para backpackers yang ingin mencari penginapan di Jakarta khususnya di kawasan Fatmawati, maka Kamar-kamar for backpackers mungkin bisa menjadi pilihan Anda. Terletak di Jalan RS Fatmawati No 37 K, hostel ini memasang tariff sebesar 135 ribu Rupiah perkamar untuk kamar dormitory dengan 6 atau 12 kasur. Namun untuk kamar privat dipasang tariff permalamnya yaitu sebesar 270 ribu atau 300 ribu Rupiah. Di hostel ini, Anda akan mendapatkan selimut hangat, kasur serta bantal.
4.    Capsule Hotel Old Batavia

Hostel di Jakarta yang terakhir adalah Capsule Hotel Old Batavia. Penginapan di Jakarta ini berada di komplek ruko Jalan Cikini Raya No 60. Hostel ini tampil dengan cukup cantik dan bergaya modern. Dengan sentuhan warna cokelat, membuat hostel ini terasa lebih hangat.

Hostel ini menawarkan rooftop sebagai salah satu tempat favorit. Harga dari tipe kamar dormitory yaitu 180 ribu Rupiah per kasur. Sedangkan untuk private bed seharga 380 ribu Rupiah. Fasilitas yang ditawarkan mulai dari TV kabel layar datar, meja, brankas, hingga kafe yang menyajikan sajian khas Indonesia.

Selasa, 27 Januari 2015

Serunya Menjelajahi Hutan Mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk di Jakarta Utara

Jika di Bali ada tempat wisata hutan mangrove, di Jakarta juga ada. Namanya Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Tempat wisata di Jakarta ini berada di tepatnya berada di Kapuk Muara. Suasana dari tempat wisata ini bahkan mirip dengan suasana di sungai Amazon.

Taman Wisata Alam Angke Kapuk memiliki luas total yaitu 99,82 Ha. Hijaunya deretan pohon bakau serta perairan payau, membuat hutan mangrove ini terasa sejuk. Tak jarang warga yang datang ke tempat ini untuk sekedar menikmati suasana nyaman dan teduh yang saat ini jarang ditemukan di kota Jakarta.

Hutan ini dapat dikatakan sebagai salah satu penyelamat kota Jakarta. Bagaimana tidak, hutan ini melindungi garis pantai di Jakarta dari abrasi atau pengikisan. Bahkan menjadi habitat alami dari beragam biota darat, laut dan udara. Seperti burung hingga biawak.
 


Tempat wisata ini bisa Anda kunjungi setiap harinya. Mulai dari Senin hingga Minggu jam 8 pagi hingga 7 sore. Setiap pengunjung yang masuk, dikenakan biaya sebesar 25 ribu untuk orang dewasa dan 10 ribu untuk anak di atas 5 tahun. Sedangkan untuk biaya parkirnya yaitu 5 ribu untuk motor dan 10 ribu untuk mobil.

Di sini, Anda bisa mencoba menaiki perahu boat, perahu dayung, serta kano. Untuk harganya sendiri yaitu 350 ribu Rupiah untuk boat 8 orang, 25 ribu Rupiah untuk 6 orang dan 100 ribu untuk perahu dayung dan kano. Anda bisa puas mengelilingi dan menikmati keasrian dari hutan mangrove ini.

Di dalam kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini juga sering digunakan untuk foto pre wedding. Namun, untuk Anda yang ingin memotret di kawasan ini, ada peraturannya. Jika menggunakan kamera DSLR, maka Anda harus membayar sebesar 1 juta Rupiah. Namun jika Anda memotret tempat wisata di Jakarta ini menggunakan kamera HP, maka tidak ada biaya yang dikeluarkan atau gratis. Jadi, tunggu apalagi?